Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov hari Senin (25/12/2017) mengimbau Washington dan Pyongyang agar mulai berunding dengan mengatakan Rusia siap memfasilitasi perundingan dimaksud.
Walaupun diplomat-diplomat Amerika mengatakan mereka menghendaki penyelesaian diplomatik, Presiden Donald Trump sudah menandaskan Pyongyang mesti komit menghentikan program senjata nuklirnya sebelum perundingan bisa dimulai.
Dilansir Voanews, lewat pembicaraan telepon, Lavrov memberitahu menteri luar negeri Amerika Rex Tillerson hari Selasa bahwa ‘ucapan-ucapan Washington yang agresif’ disertai peningkatan kehadiran militernya di semenanjung Korea tidak dapat diterima.
Perlunya segera memasuki proses berunding dari mengenakan sanksi jelas sangat penting, kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.





