JAKARTA – Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa kembali berkolaborasi untuk program Bina Santri Lapas (BSL) di Rutan Kelas 1 Pondok Bambu yang resmi disahkan pada Rabu (22/2/2023) di Jalan Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur.
Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani oleh M. Noor Awaluddin Asjhar, S.Sos., M.Kesos. selaku Kepala LPM Dompet Dhuafa dengan Dewi Sondari Bc.I.P., S.An.,M.Si. selaku Kepala Rutan Kelas I Pondok Bambu.
Program Bina Santri Lapas ini pertama kali hadir di rutan dan menjadi mitra yang ke 12 dalam kolaborasi program pembinaan yang sebelumnya sudah terjalin di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang ada di Indonesia. Program Bina Santri Lapas ini juga sudah bekerja sama dengan Ditjenpas Kemenkumham RI, yang mana terdapat sub programnya yaitu Pendidikan Kader Da’i untuk warga binaan.
Dalam keterangannya, Awaluddin menjelaskan bahwa dalam program ini warga bisa mendapatkan pendidikan, pengalaman, serta pelatihan yang bermanfaat untuk pribadinya.
“Tujuan dari program ini yaitu bagi warga binaan di dalam bisa menjadi santri keluar bisa menjadi dai. Sehingga, harapannya ketika sudah lulus dari sini, bisa menjadi orang yang jauh lebih bermanfaat di masyarakat, buat diri dan juga buat keluarga,” pungkas Awaluddin.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur dalam sambutannya mengatakan terima kasih atas kehadiran tim Dompet Dhuafa yang dimana akan menambah tim pengajar.
“Adanya kolaborasi ini, pastinya akan membuat warga binaan lebih eksplor lagi ilmunya, semoga ke depannya dengan adanya pelatihan bisa terwujud kader-kader dai,” tuturnya, seperti dilansir dompetdhuafa.org.





