JAKARTA, KBKNEWS.id – Ratusan anak yatim berkumpul di Pondok Kapilih, Caringin, Bogor, dalam Youth Expression Festival 2025 yang digelar Dompet Dhuafa pada 28–29 Oktober.
Acara ini menjadi ajang bagi 110 peserta untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka.
Dua peserta yang menonjol adalah Safa Fitria Oktaviani dan Amelia Imelda. Safa awalnya hanya pengganti teman yang mundur dalam lomba Yatim Got Talent. Meski gugup, ia berhasil menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris dan menarik perhatian penonton. Keesokan harinya, Safa ikut lomba Storytelling, membawakan kisah pribadinya tentang mendiang ayah. Juri, Hamzah Ziyan, memuji kemampuan bercerita Safa.
“Dengan cerita hidupku, aku ingin menginspirasi teman-teman bahwa menjadi yatim bukan halangan untuk bangkit,” kata Safa.
Sementara itu, Amelia berhasil menjuarai lomba Kuis Ranking Satu, mengalahkan 21 peserta lain. Siswi SMK Farmasi ini bercita-cita melanjutkan kuliah di bidang farmasi atau keperawatan untuk membantu banyak orang. Motivasi Amelia berasal dari kondisi ibu dan kakaknya yang sedang berjuang melawan TBC dan kanker payudara.
“Amelia anak yang hebat, bisa menunjukkan potensi dan bakatnya di tengah keterbatasan,” kata Fahrul Bahri dari Yayasan Bangun Anak Jakarta, tempat Amelia dibina.
Festival ini membuktikan bahwa dukungan Dompet Dhuafa tidak hanya berupa bantuan materi, tetapi juga memberi ruang bagi anak-anak yatim untuk mengekspresikan diri, meraih prestasi, dan menginspirasi orang lain.




