Salat Berjemaah, Ciri Laki-Laki Sejati Menurut Islam

JAKARTA, KBKNews.id – Meski iklan rokok sering menggambarkan “pria sejati” sebagai sosok yang menggunakan produk mereka, sesungguhnya di hadapan Allah, pria sejati adalah mereka yang senantiasa menunaikan salat berjemaah di masjid, lima kali sehari.

Mungkin Anda beralasan sibuk atau lokasi masjid yang jauh dari rumah, ketahuilah bahwa ada seorang kakek bernama Abdullah Al Asiri berusia 77 tahun, meski memiliki keterbatasan fisik dan hanya bisa berjalan dengan merangkak, ia tetap rutin salat berjemaah lima waktu di masjid.

Bahkan setiap hari Jumat, ia menempuh jarak hingga 3 kilometer dengan merangkak, hanya untuk bisa mengikuti salat Jumat bersama di masjid.

Kisah inspiratif ini mencerminkan sabda Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA:

“Jikalau manusia mengetahui apa yang ada di dalam azan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkan hal itu kecuali dengan berundi atasnya maka niscaya mereka akan berundi, jikalau mereka mengetahui apa keuntungan bersegera pergi ke masjid maka niscaya mereka akan berlomba-lomba kepadanya, jikalau mereka mengetahui apa yang ada di dalam salat Isya dan salat Subuh maka niscaya mereka akan mendatangi keduanya walau dalam keadaan merangkak,” (HR Bukhari dan Muslim)

Sudahkah Kita Termasuk Laki-Laki Sejati?

Kakek tadi telah menunjukkan bahwa dirinya layak disebut sebagai pria sejati. Bagaimana dengan kita? Masihkah sering mencari-cari alasan untuk tidak berangkat ke masjid?

Dan untuk para wanita, sudahkah kita mendidik anak laki-laki kita untuk cinta salat berjemaah dan terus mendorong suami untuk istikamah di masjid?

Kenapa Salat di Masjid Jadi Ukuran Pria Sejati?

1. Bukti Kepatuhan pada Allah SWT

Di era sekarang, ketaatan sering dianggap lemah. Namun sejatinya, tunduk kepada perintah Allah tanpa paksaan adalah bentuk kekuatan luar biasa.

Bayangkan, seseorang yang durhaka kepada bosnya saja dianggap tak tahu diri, apalagi jika membangkang kepada Allah yang memberi kita hidup, napas, dan segala nikmat.

Allah dengan tegas memerintahkan kita untuk mendirikan salat berjemaah:

“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk!” (QS Al-Baqarah: 43)

Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa perintah “rukuk bersama” menunjukkan pentingnya berjemaah. Jadi, pria yang mampu menaklukkan egonya demi patuh kepada Allah adalah pribadi tangguh yang sesungguhnya.

2. Cerminan Kecerdasan Spiritual dan Logis

Jika seseorang ditawari dua pilihan—mendapatkan 1 miliar atau 27 miliar—tentu akan memilih yang lebih besar. Begitu pula salat berjemaah, yang pahalanya 27 kali lipat dibandingkan salat sendirian:

“Salat berjemaah itu lebih utama daripada salat sendirian dengan 27 derajat.” (HR Muslim)

Hanya orang yang cerdas yang bisa memahami dan mengambil peluang sebesar ini.

3. Bukti Kemampuan Mengatur Waktu

Salat berjemaah lima waktu bukan perkara mudah. Banyak tantangan mulai dari kesibukan, kemacetan, hingga jadwal pekerjaan. Karena itulah, orang yang bisa konsisten hadir ke masjid untuk salat berjemaah adalah sosok yang tahu cara mengatur waktu dan menetapkan prioritas hidup dengan baik.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here