JAKARTA – Korea Utara memperingatkan bakal mempertimbangkan secara serius untuk menghidupkan kembali program persenjataan nuklir mereka jika AS tidak segera mencabut sanksi ekonomi.
Kementerian Luar Negeri Korut menyatakan, kemungkinan Pemerintah Korea Utara kembali gunakan kebijakan “byungjin” mereka yang mengembangkan kemampuan ekonomi dan nuklir secara serentak.
Namun Kementerian Luar Negeri Korut menyatakan dapat membalikkan kebijakan tersebut jika AS tidak mengubah pendiriannya tentang sanksi terhadap Korea Utara.
“Kata byungjin mungkin akan kembali muncul dan sedang dipertimbangkan secara serius,” kata pernyataan yang disiarkan kantor berita KCNA (5/11).





