PURBALINGGA – Seorang santri Pondok Pesantren Nurul Huda Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah jatuh ke jurang Gunung Slamet sedalam tujuh meter.
Santri bernama Safiq Fadilah itu tengah mendaki Gunung Slamet di ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut pada Rabu (26/9/2018) malam.
Tim SAR dan Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) setempat berhadsil mengevakuasi korban dalam keadaan luka parah.
Korban merupakan warga Desa Limbangan, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara, dan kini dalam perawatan intensif di Puskesmas Karangreja kabulaten setempat.
Kepala Bidang Pariwisata Dinporapar Purbalingga, Prayitno, mengatakan rombongan pendaki semua santri dari Ponpes Nuruh Huda berangkat pada Selasa 25 September 2018. Rombongan berhasil mencapai puncak pada Rabu esoknya pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
Setelah beristirahat di puncak sekitar tiga jam kemudian rombongan turun. Namun dalam perjalanan turun korban terpeleset dan jatuh ke jurang Gunung Slamet yang memiliki kedalaman sekira tujuh meter.
Rombongan memutuskan beberapa orang untuk turun untuk meminta bantuan. “Tim SAR dan petugas Posko Bambangan segere diberangkatkan ke lokasi imusibah untuk evakuasi rombongan berangkat pada pukul 21.00,” kata dia, Kamis (27/9/2018), dikutip PR.





