PALU – Salah satu kampung di Palu, Sulawesi Tengah ada yang terkubur longsoran tanah setelah gempa bumi disusul tsunami mengguncang Donggala dan Palu.
Arman (45), salah seorang pengungsi di rumah dinas Gubernur Sulteng, Jalan M. Yamin, mengatakan kampung itu sudah lenyap. Gempa bumi yang mengguncang Palu membuat kontur tanah bergeser hingga menimbulkan longsor.
“Di situ pak kalau kita mau lihat. Itu kasihan satu kampung habis ditimbun sama longsor pas gempa sama tsunami itu datang. Jalan lubang, putus semua rumah-rumah penduduk sampai tidak kelihatan karena sudah tenggelam ditutup tanah langsung. Hilang itu kampung,” ujar Arman.
Sesuai dengan arah yang ditunjukkan oleh Arman, kampung itu berada di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan.
Menurut Arman, sebagian besar bangunan baik permanen maupun semi peramanen tertimbun di bawah tanah kering.
Jalan aspal yang membentang menuju pusat kampung itu terbelah. Aksesnya terputus. “Kemungkinan pak, di sana pas sebelum air datang, gempa dulu, karena agak lama gempanya. Langsung terbelah jalan, sampai masuk di kampung baru langsung tertimbun, seperti diisap, ditarik masuk ke dalam tanah. Kayak digulung begitu baru ditutup tanah,” paparnya, dikutip Jawapos.
Sejauh ini sama sekali belum ada bala bantuan di kampung tersebut. Diperkirakan banyak korban yang masih tertimbun di bawah puing-puing bangunan yang roboh.





