Saudi dan Houthi Diam-diam Bicarakan Perdamaian Akhiri Perang di Yaman

ilustrasi
RIYADH – Pejabat Saudi dan pemberontak Houthi telah mengadakan pembicaraan rahasia selama berbulan-bulan untuk mengakhiri perang tiga tahun yang menghancurkan Yaman.

Para diplomat dan pejabat Yaman kepada kantor berita Reuters mengatakan pada Kamis (15/3/2018) jika partai-partai yang bertikai tersebut membahas cara-cara untuk menghentikan konflik yang telah menyebabkan 22 juta orang Yaman sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Perang telah menewaskan sekitar 10.000 orang, menyebabkan jutaan orang menghadapi kelaparan, dan memulai wabah penyakit.

“Ada konsultasi antara Houthi dan Saudi, tanpa perwakilan pemerintah yang diakui secara internasional, dan jelas bahwa ada keinginan dari Huthi dan koalisi untuk mencapai kesepakatan komprehensif,” kata seorang diplomat tanpa menyebut nama.

Resolusi konflik akan dimulai dengan sebuah gencatan senjata yang akan menghentikan pertempuran dan memungkinkan negosiasi kesepakatan damai definitif yang menjelaskan kepentingan kedua belah pihak, kata beberapa sumber.

Para diplomat tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa pembicaraan tersebut telah berlangsung selama dua bulan. Perundingan tersebut mengikuti upaya mediasi sebelumnya antara pemerintah Yaman dan Huthi yang diadakan di Kuwait pada tahun 2016.


Sementara ituKedua belah pihak belum mengomentari laporan berita tersebut.

Advertisement