Saudi Sebut Iran Pasok Rudal Houthi yang Ditembakan ke Riyadh

Ilustrasi [Courtesy of Al Masirah]
RIYADH – Sebuah koalisi pimpinan Saudi menuduh milisi Houthi Yaman melakukan “eskalasi berbahaya” pada hari Minggu (5/11/2017) setelah pasukan pertahanan udara Saudi mencegat sebuah rudal balistik yang ditembakkan Houthi ke Riyadh.

Arab Saudi juga mengumumkan penghargaan finansial atas informasi yang mengarah pada penangkapan 40 pemimpin yang menurutnya bertanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan dan mendukung berbagai kegiatan teroris kelompok Houthi.

Rudal yang ditembakan kelompok Houthi tersebut dicegat  pada Sabtu malam di dekat Bandara Internasional Raja Khaled di pinggiran utara ibukota tersebut dan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Eskalasi berbahaya dari Houthi terjadi karena dukungan Iran,” kata juru bicara koalisi Kolonel Turki al-Maliki dalam sebuah konferensi pers yang disiarkan di televisi, sebagaimana dikutip Reuters.

Dia menambahkan jika kendaraan peluncuran roket yang digunakan untuk menembakkan rudal itu dibuat di Iran.

Arab Saudi dan sekutu-sekutunya menuduh musuh bebuyutan Iran memasok rudal dan senjata lainnya ke Houthi, mengatakan bahwa senjata tersebut tidak ada di Yaman sebelum konflik dimulai pada tahun 2015. Iran membantah tuduhan tersebut dan menyalahkan konflik tersebut di Riyadh.

 

Advertisement