Sebanyak 136 WNI di Wilayah Israel-Palestina Memilih Bertahan dan Tolak Dievakuasi

Ilustrasi Warga Palestina berkumpul di lokasi yang hancur setelah serangan udara Israel menghantam bangunan lima lantai di Jalur Gaza selatan/ Anadolu

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri mengatakan sebanyak 136 Warga Negara Indonesia (WNI) bertahan di Tepi Barat dan sekitarnya dan sementara waktu tidak mau dievakuasi.

“Mereka memilih untuk tetap tinggal di lokasi masing-masing,” ujar Kemlu, dalam pernyataannya.

Sementara itu, pemerintah masih terus upayakan evakuasi 10 WNI dari Jalur Gaza.

Kerawanan situasi keamanan membuat proses evakuasi WNI dari Jalur Gaza harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.

Hingga saat ini pemerintah mencatat tidak ada WNI yang menjadi korban dalam pertempuran terbaru antara Israel-Palestina, yang dimulai pada 7 Oktober 2023.

Diberitakan sebelumnya sebanyak empat warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari wilayah Tepi Barat dan sekitarnya, telah tiba di Jakarta dengan selamat pada Minggu.

Advertisement