
AFRIN – Turki mengklaim pada Kamis (1/3/2018) sebanyak 2.222 teroris YPG / PKK-ISIS telah “dinetralisir” sejak peluncuran Operation Olive Branch di wilayah Afrika barat laut Suriah.
Otoritas Turki sering menggunakan kata “dinetralisir” dalam pernyataan mereka untuk menyiratkan teroris yang bersangkutan menyerah atau terbunuh atau tertangkap.
Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk membersihkan teroris YPG / PKK-ISIS dari Afrin.
Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta untuk melindungi orang-orang Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas wilayah Suriah, katanya.
Militer juga mengatakan bahwa hanya target teror yang dihancurkan dan bahwa “perhatian sepenuhnya” diambil untuk menghindari penyalahgunaan warga sipil.




