JAKARTA – Banjir pada Selasa (25/2/2020) merendam sebanyak 294 RW di Jakarta pasca-hujan deras mengguyur sejak Senin, 24 Februari 2020 malam hingga Selasa pagi.
Banjir juga mengakibatkan sebanyak 973 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah jiwa 3.565 mengungsi.
Kepala UPT Pusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohammad Insaf mengatakan, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan tim gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, BPBD DKI Jakarta, Dinas Sosial DKI Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan
“Disgulkarmat DKI Jakarta dibantu SAR Jakarta telah mengevakuasi warga yang terdampak banjir dan genangan ke lokasi pengungsian, sedangkan BPBD DKI Jakarta bersama Dinas Sosial DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mendistribusikan bantuan kepada warga yang mengungsi dan mendirikan posko,” kata Insaf dalam siaran tertulisnya, Selasa (25/2/2020).
Insaf menjelaskan, curah hujan sangat lebat hingga ekstrem yang terjadi di DKI Jakarta dengan curah hujan tertinggi yang terukur oleh stasiun BMKG sebesar 278 mm/hari di Stasiun Meteorologi Kemayoran, sehingga menyebabkan beberapa pintu air mengalami kenaikan status siaga dan sungai meluap.
Berdasarkan data dari BPBD DKI Jakarta, hingga pukul 12.00 WIB, terdapat 294 RW (10,74 % RW di DKI Jakarta) dengan ketinggian banjir maksimal 200 cm yang terjadi di Kelurahan Cawang.





