BOGOR – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengatakan sebanyak 8.401 pelajar tingkat SD dan SMP di 7 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Rabu 1 Januari 2020 lalu.
Akibatnya, pada hari pertama masuk sekolah Senin 6 Januari 2020 sebagian besar pelajar harus mengikuti proses belajar mengajar dalam kondisi darurat.
Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Atis Tardiana, sebagaimana dilansir PR, dampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Kabupaten Bogor, sampai Senin 6 Januari 2020 data yang berhasil dihimpun sebanyak 34 sekolah yang mengalami kerusakan.
Dari 34 sekolah tersebut, sebagian besar yang mengalami kerusakan berada di wilayah barat Kabupaten Bogor, daerah yang berbatasan dengan provinsi Banten. Kecamatan Sukajaya tercatat sebanyak 12 SD yang rusak parah.
Kerusakan lebih banyak disebabkan dengan banjir bandang menerjang sekolah. Selain itu juga akibat akses jalan menuju sekolah terkena longsor mengakibatkan untuk mencapai sekolah tidak bisa dilalui.





