Sejumlah Korban Longsor Luwu Masih Hilang

0
165
Ilustrasi Rumah di Luwu Timur tertimbun longsor/ Tribun Timur

LUWU – Tim Gabungan masih melakukan operasi SAR pencarian korban hilang akibat bencana tanah longsor di Jalan Poros Desa Bonglo, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Basarnas Makassar Mexianus Bekabel mengatakan tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan posisi susur dari bawah ke atas.

Untuk proses pembersihan material tanah yang menumpuk di akses jalan poros terus dibersihkan tim dengan menggunakan alat berat agar dapat dilalui kendaraan.

“Mudah-mudahan pencarian bisa berjalan bagus. Tadi pagi sudah ditemukan dua motor di jurang, sudah dievakuasi. Nanti polisi membantu identifikasi pemiliknya untuk mempermudah korban yang dicari,” tuturnya.

Dari data sementara tercacat ada 14 orang korban, empat orang diantaranya meninggal dunia, dan 12 dinyatakan selamat dan sedang dirawat di rumah sakit dan Puskesmas.

Untuk kendaraan korban yang telah ditemukan sebanyak 14 unit motor dan satu unit mobil, sebelumnya 12 unit bertambah dua unit ditemukan di bahwa jurang pada hari ini.

Pihaknya berharap operasi SAR tidak terkendala cuaca dan akses jalan bisa segera dibuka. Pencarian juga dibantu aparat kepolisian dengan menurunkan tim K9 atau anjing pelacak.

Saat ditanyakan ada berapa korban yang masih dicari dalam operasi tersebut, Maxianus menyatakan jumlah riil belum diketahui. Namun, dari informasi saksi korban yang selamat lebih dari 20 orang.

“Ini kan sudah ditemukan 14 orang, mudah-mudahan bisa ditemukan lainnya, tapi data riil belum diketahui, karena ini jalur pelintas. Bagi keluarga yang merasa kehilangan bisa melapor ke posko gabungan,” ujarnya.

Sebelumnya, peristiwa tanah longsor tersebut terjadi pada Senin (26/2) sekitar pukul 09.10 Wita di Jalan Poros, Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Luwu.

Dari kronologi kejadian, dugaan penyebab musibah longsor tersebut, karena hujan dengan intensitas lebat sejak Minggu (25/2) malam yang menyebabkan terjadi pergerakan tanah atau tanah labil, kemudian longsor menutupi jalan di pinggir gunung tersebut.

Advertisement div class="td-visible-desktop">

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here