Sejumlah Menteri Ngumpul di Jl. Kertanegara

Sejumlah menteri a.l Menhan Syafrie Syamsoeddin, Pangab Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Kapolri Jendral Listyo SIgit Prabowo ngumpul di kediaman Presiden Prabowo di Jl. Kertanegara, Minggu 9 Nov. (foto: Kumparan)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu sore (9/11).

Pantauan Kompas.com, pejabat yang memasuki rumah Prabowo adalah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Selain itu, ada juga Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Mereka tiba dikedaman presiden antara pukul 16.00 WIB sampai 17.00 WIB, dan kompak mengenakan kemeja batik.

Namun, sejauh ini, situasi di depan rumah Presiden yang juga Ketua Umum Partai Gerindra itu dijaga ketat oleh petugas. Sebanyak dua mobil Maung buatan PT Pindad terlihat juga terparkir di Jalan Kertanegara.

Presiden Prabowo memang kerap mengumpulkan para menterinya di hari Sabtu atau Minggu.

Bahkan, saat meresmikan gedung layanan terpadu dan institut neurosains nasional RSPON Dr. Mahar Mardjono di Cawang, Jakarta Timur pada Selasa, 26 Agustus 2025, Prabowo mengaku kasihan pada para menterinya.

Sebab, para menteri Kabinet Merah Putih harus bekerja tujuh hari dalam seminggu tanpa hari libur demi mengejar target-target pemerintah.

“Makanya saya ini sebetulnya ya kasihan juga sama menteri-menteri itu. Karena di Kabinet Merah Putih, enggak ada hari merah di kalender. We work seven days a week,” kata Prabowo.

Rapat di akhir pekan kali ini digelar di tengah santernya  desas-desus terkait reshuffle kabinet, terutama menyangkut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya yang dikenal blak-blakkan dan mengambil kebijakan berani seperti mengucurkan dana Rp200 triliun ke lima bank pemerintah untuk meningkatkan likuiditas sistem perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Gebrakan lainnya,  rencananya mengejar 200 penunggak pajak kelas jumbo (Rp50 – 60 triliun), tidak menaikkan cukai rokok pada 2026 dan kemungkinan penurunan PPN yang saat ini di level 11 persen.

Statemen Menkeu tetang penolakan penggunaan APBN untuk membayar utang proyek KCIC (Whoosh) juga menuai kontroversi dan bernuansa politik karena terkait pemerintahan sebelumnya di bawah Presiden Jokowi.

Kehadiran Menteri Kebudayaan fadli Zon dalam rapat kabinet hari ini kemungkinan bekaitan dengan masuknya nama Prsiden RI ke-2 Suharto  dalam usulan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional bagi 40-an figur  yang akan diumumkan betepatan dengan Hari Pahlawan, Senin 10 Nov. (Kompas.com/ns)

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here