Ingin Panjang Umur? Lakukan 10 Kebiasaan ini

10 tip aga usia lebih panjang termasuk tidak makan berlebihan, tidur cukup dan menjalin silaturahmi. (ilustrasi: twitter@unikai-foods)

SETIAP orang pasti ingin berumur panjang di mana gaya hidup serta pola makan memegang peran lebih besar, sedangkan genetik bukan jadi faktor utama yang paling menentukan.

Ada yang menganggap, jika dalam keluarga tidak ada yang memiliki penyakit kronis, peluang untuk hidup lama dianggap lebih tinggi. Padahal, belum tentu demikian.

CNN Indonesia dari rangkuman sejumlah sumber mencatat 10 kebiasaan baik yang dilakukan untuk membuat umur lebih panjang dan berkualitas yang sudah  terbukti secara ilmiah.

1. Tidak makan berlebihan
Salah satu kunci utama agar panjang umur, yaitu menghindari makan berlebihan. Kamu perlu menjaga porsi makanmu tetap seimbang.

Mengutip Healthline, studi menunjukkan bahwa asupan kalori yang lebih rendah dapat membantu menurunkan kadar lemak tubuh, yang menjadi faktor risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.

2. Kacang sebagai cemilan sehat
Kacang-kacangan merupakan sumber nutrisi yang sangat kaya, mulai dari protein, serat, antioksidan, hingga sejumlah vitamin dan mineral penting.

Berbagai penelitian mengaitkan konsumsi kacang dengan penurunan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan bahkan kanker.

Sebuah studi menemukan, orang yang rutin mengonsumsi tiga porsi kacang per minggu memiliki risiko kematian dini 39 persen lebih rendah.

3. Rajin bergerak, hindari mager
Ilustrasi. Hindari mager, salah satu kebiasaan baik yang bikin panjang umur.
Gaya hidup sedentari atau malas bergerak bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit serius. Sebaliknya, hanya dengan 15 menit olahraga ringan setiap hari, kamu bisa menambah angka harapan hidup hingga tiga tahun.

Jadi, mulai sekarang biasakan berjalan kaki, naik turun tangga, atau olahraga ringan lainnya agar tubuh tetap aktif dan sehat.

4. Meditas
i
Melakukan meditasi mindfulness udah terbukti secara ilmiah dapat mengurangi kerusakan DNA yang terkait dengan penuaan. Mengutip Everyday Health, sebuah penelitian dari Universitas California menunjukkan, meditasi membantu menurunkan tingkat stres.

Kondisi stres itu sendiri merupakan salah satu penyebab utama penuaan dini dan berbagai penyakit kronis. Jadi, luangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk bermeditasi dan mengelola stres.

  1. Tidur yang cukup dan berkualitas
    Kualitas dan durasi tidur sangat berpengaruh pada panjang umur. Studi menyebutkan, tidur kurang dari 5-7 jam per malam dapat meningkatkan risiko kematian dini sebesar 12 persen.
    Sebaliknya, tidur berlebihan lebih dari 8-9 jam juga bisa menurunkan angka harapan hidup hingga 38 persen.

    Jadi, tidur yang cukup selama 7-8 jam bisa membantu tubuh memulihkan sel dan menjaga fungsi organ tetap optimal.

    6. Hidup lebih teliti dan disiplin
    Orang yang hidup dengan ketelitian dan disiplin cenderung memiliki umur lebih panjang. Penelitian menemukan, individu yang gigih, terorganisasi, dan disiplin, bisa hidup 11 persen lebih lama dibandingkan yang tidak.

    Hal ini karena individu yang memiliki ketelitian dan kesadaran diri cenderung tidak mengambil risiko berbahaya atau bereaksi negatif terhadap stres. Mereka juga lebih bertanggung jawab pada kesehatan pribadi.

    7. Sering silaturahmi dengan teman
    Memiliki lingkaran sosial yang kuat berperan penting pula dalam memperpanjang umur. Mengutip WebMD, puluhan penelitian menunjukkan bahwa hubungan sosial yang baik dapat mengurangi stres dan kesepian. Kedua hal ini berdampak negatif pada kesehatan.

    Jadi, jangan lupa untuk rutin menjaga komunikasi dan berkumpul dengan teman atau keluarga.

    8. Tidur siang singkat
    Tidur siang secara teratur juga terbukti dapat memperpanjang umur. Sejumlah studi menunjukkan, orang yang tidur siang memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung 37 persen lebih rendah.

    Para peneliti berpendapat, tidur siang dapat membantu jantung dengan cara menekan hormon stres.

    Tapi, upayakan agar durasi tidur siang tidak terlalu lama. Durasi tidur siang yang ideal adalah sekitar 15 menit agar tubuh dan pikiran kembali segar tanpa mengganggu tidur malam.

    9. Konsumsi seafood
    Rahasia panjang umur masyarakat Jepang, khususnya di Okinawa, ternyata rutin makan ikan dan jenis seafood lainnya. Okinawa sendiri dikenal sebagai Blue Zone, alias wilayah dengan populasi yang panjang umur.

    Mengutip Today, pola makan orang Jepang mencakup sekitar 85 gram (g) makanan laut dalam sehari.

    Seafood kaya akan protein berkualitas dan asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, otak, serta emosi. Mengonsumsi seafood minimal dua kali seminggu dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.

    10. Minum teh hijau 
    Kebiasaan lain orang Jepang yang bikin panjang umur, yaitu minum teh hijau setiap hari. Minuman ini kaya akan antioksidan polifenol, yang membantu mengurangi peradangan dan melindungi sel dari kerusakan.

    Teh hijau tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memberikan perlindungan kesehatan jangka panjang. Sebisa mungkin, konsumsi teh hijau tanpa tambahan gula.

    Dengan menerapkan 10 kebiasaan baik ini, kamu dapat meningkatkan peluang untuk hidup panjang umur dan sehat. Jadi, mulailah kebiasaan baik ini sekarang juga!

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here