LIBYA – Seorang pejabat PBB mengatakan pihaknya telah mendapat laporan dari karamnya kapal besar di lepas pantai Libya dan satu kelompok besar diduga tewas di laut.
Charlie Yaxley, juru bicara global Badan Pengungsi PBB untuk Afrika dan Mediterania, dalam twiternya mengatakan bahwa sekitar 150 yang selamat telah diselamatkan dan kembali ke Libya.
Yaxley mengatakan salah satu yang selamat melaporkan bahwa satu kelompok besar meninggal di laut dan diperkirakan sekitar 150 orang.
“Jika angka yang diestimasi benar, ini adalah kematian terbesar di Med tengah pada 2019.”
“Sebuah pengingat, jika diperlukan, bahwa HARUS ada perubahan dalam pendekatan ke situasi Mediterania. Kebutuhan mendesak untuk menyelamatkan nyawa di laut,” tutup Yaxley, dilansir Anadolu.





