ACEH – Sebanyak 12 unit rumah, sebuah kios dan satu bangunan sekolah di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh rusak berat dan rusak ringan pascaditerjang angin kencang pada Rabu (24/7/2019) malam.
“Berdasarkan data yang kita miliki, kerusakan bangunan tersebut masing-masing dua unit rumah dan satu kios berada di Kecamatan Payabakong, kemudian 10 rumah dan satu sekolah berada di Meurah Mulia,” jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara Amir Hamzah, di Lhoksukon, Kamis (25/7/2019) malam, dilansir Antara.
Bangunan rusak di Kecamatan Payabakong masing-masing menimpa rumah Rosliani (38) di Gampong (Desa) Pucok Alue dengan kondisi rusak berat, kemudian rumah M. Jamil rusak sedang berada di Gampong Tgk. Dibanda Tete dan satu unit kios rusak berat milik Hamdani di Gampong Asan Seuleumak.
Selanjutnya kerusakan bangunan di Kecamatan Meurah Mulia akibat angin kencang yang melanda daerah itu, tiga unit rumah di nya berada di Gampong Nibong dengan pemiliknya Ridhwan, Marzuki dan Helmiah.
Sedangkan di Gampong Keude Jungka Gajah hanya rumah milik Habibah, di Gampong Teungoh Kuta Bate rumah milik Aisyah, M. Jafar dan M. Diah, selanjutnya di Gampong Baroh Kuta Bate rumah Nurlaila dan di Gampong Ujong Kuta Bate rumah Zainuddin serta Saudah.
Di Gampong Meunye Peut kerusakan imbas angin kencang tersebut merusakkan satu unit bangunan SDN 13, setelah tiga batang pohon yang ada di dekat lokasi roboh menimpa atap bangunan.
Rencananya hari ini, Jumat (26/7/2019) pihaknya kami akan turun kembali untuk mendata lebih lanjut, terkait tingkat kerusakan terhadap masing-masing bangunan





