BANJARNEGARA – Tebing longsor menutup akses jalan provinsi di Desa Paweden, Banjarnegara, dan telah menyebabkan kemacetan lalu lintas pada Kamis (8/2/2018) malam.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Arief Rahman menambahkan, longsor juga terjadi di beberapa titik lain di wilayah tersebut dan diakibatkan oleh hujan lebat yang mengguyur Banjarnegara sejak Kamis pagi.
Untuk itu, BPBD Banjarnegara mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kami mengingatkan masyarakat di wilayah Banjarnegara untuk mewaspadai bencana longsor dan pergerakan tanah menyusul adanya potensi peningkatan curah hujan,” katanya, pada Antara.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya peningkatan curah hujan di wilayah Jawa Tengah hingga beberapa hari ke depan.
Sementara itu, Stasiun Klimatologi Semarang, menginformasikan adanya peluang curah hujan dengan kriteria menengah, yang berpeluang terjadi di sebagian Kabupaten Pati, Rembang, dan juga blora.
Kriteria menengah yakni dengan curah hujan antara 151 hingga 300 milimeter.
Peluang curah hujan dengan kriteria tinggi, berpeluang terjadi di wilayah Cilacap, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Klaten, Kendal, Demak, Jepara dan Kudus.





