Sejumlah Wilayah di Jakarta Tergenang Banjir

Ilustrasi banjir di perumahan Pondok Gede/ tempo.co

JAKARTA – Beberapa sungai di Jakarta meluap akibat hujan yang terus-terusan mengguyur wilayah Jabodetabek selama beberaha hari belakangan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan akibat luapan sungai telah membuat sejumlah wilayah terdampak banjir.

Dilansir Antara, data dari BNPB pada Minggu (12/2/2017) malam beberapa sungai yang meluap diantaranya adalah sungai Ciliwung dan Krukut. Naiknya debit Sungai Ciliwung dan Kali Krukut di bagian hulu sejak Minggu pagi telah menyebabkan banjir di permukiman di bantaran sungai di kedua sungai tersebut.

Data laporan dari Pusat pengendali operasi BPBD DKI, banjir terjadi di Cilandak Timur, Petogogan, Rawajati, Kampung Melayu, Cawang, dan Bidara Cina. Jumlah pengungsi masih dalam pendataan.

Sementara itu beberapa wilayah yang terdampak banjir pada Minggu sore adalah Cilandak Timur, Jakarta Selatan RT 3/3,  dengan ketinggian air dari 10 sampai dengan 50 cm, RW: 02 RT: 05, 06 dan 07
dengan ketinggian Air dari 20 sampai dengan 50 cm, namun kini sudah surut. Sementara itu di RW : 07, RT : 02 ketinggian Air mencapai 20 cm pada Minggu siang.

Kampung Melayu, Jakarta Timur yang menjadi langganan banjri juga tak luput dari genangan, dimana genangan terjadi di Rw  04 RT. 012 dengan ketinggian air dari 30 sampai dengan 50 cm, terdampak 13 kepala keluarga dengan total 39 jiwa.

Masih di Kampung Melayu, genangan terjadi di Rw  04 RT. 013 ketinggian air antara 30 sampai 50 cm, terdampak 15 kepala keluarga dengan jumlah 53 jiwa, Rw  05 RT. 010 ketinggian Air antara 30 sampai 50 cm, terdampak 35 keluarga dengan jumlah 105 jiwa, Rw  05 RT. 011 ketinggian air antara 30 sampai 50 cm, terdampak 21 keluarga dengan total 69 jiwa.

Jumlah keseluruhan terdampak di Kelurahan Kampung Melayu adalah 84 keluarga berjumlah 266 jiwa. Penyebabnya adalah kenaikan pintu air Katulampa dan pintu air Depok

Genangan juga terjadi di Cawang, Keramat Jati, Rw  02 RT. 010,011 dan 012 informasi yang diterima pada Pukul 14.00 WIB, ketinggian air antara 20 sampai 40 cm, penyebabnya adalah Kenaikan pintu air Katulampa dan pintu air Depok

Terakhir,di Jatinegara Rw : 07 Rt 16,17 dan 18 informasi dari warga ketinggian air: 20 sampai 30 cm yang disebabkan kenaikan pintu air Katulampa dan pintu air Depok.

Advertisement