NEW YORK – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Rabu (22/2/2018), mengungkapkan “kesedihan mendalam” terhadap orang-orang yang hidup di Ghouta Timur, Suriah.
Sekitar 400 ribu orang “hidup dalam neraka di atas bumi,” kata Guterres dalam pidatonya pada briefing menteri Dewan Keamanan PBB mengenai tujuan dan prinsip Piagam PBB dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional.
Dia meminta “semua kegiatan perang” segera dihentikan.
“Pada saat ini, sangat mendesak bagi Dewan Keamanan untuk mnjalankan tanggung jawabnya untuk membawa penyelesaian politik soal Suriah sesuai dengan resolusi 2254 di bawah naungan PBB,” kata dia.
Seperti dikutip dari AANews, Ghouta Timur merupakan rumah bagi 400.000 penduduk, yang menderita di bawah kepungan rezim Bashar Al Assad selama lima tahun terakhir.





