Sekolah Darurat Dompet Dhuafa Jadi Harapan Siswa Bireuen Pascabanjir Aceh

JAKARTA, KBKNEWS.id – Semangat belajar kembali tumbuh di SD Negeri 14 Juli, Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, meski sekolah ini masih dalam tahap pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.

Memasuki tahun ajaran baru, enam siswa kelas 4 mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Darurat yang dibangun Dompet Dhuafa bersama Bridgestone.

Guru kelas 4, Maryati, mengenang banjir yang menghancurkan sekolah, rumah warga, serta fasilitas pendidikan. Selama berbulan-bulan, proses belajar mengajar terhenti sebelum akhirnya kembali berlangsung pada Januari 2026 di tenda darurat yang dinilai kurang nyaman bagi siswa.

Melihat kebutuhan tersebut, Dompet Dhuafa bersama Bridgestone membangun Sekolah Darurat sebagai bagian dari program pemulihan pascabencana.

Fasilitas ini menjadi ruang belajar sementara yang lebih layak bagi para siswa sembari menunggu rencana relokasi sekolah ke lokasi yang lebih aman.

Tahun ajaran baru ini, kelas 4 hanya diisi enam siswa setelah satu murid pindah mengikuti keluarganya yang mengungsi. Meski jumlahnya sedikit, semangat belajar tetap tinggi. Pada kegiatan MPLS, para siswa mendapatkan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bekal hidup di lingkungan pascabencana.

Secara keseluruhan, SD Negeri 14 Juli kini memiliki 65 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Bagi anak-anak tersebut, Sekolah Darurat menjadi tempat untuk kembali belajar, bermain, dan membangun harapan setelah bencana yang sempat menghentikan aktivitas pendidikan mereka.

Maryati mengaku bersyukur atas hadirnya Sekolah Darurat yang membantu guru dan siswa tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar di tengah keterbatasan.

“Kami bersyukur karena bantuan ini mendorong kami untuk tetap semangat dalam belajar mengajar. Terima kasih Bridgestone dan Dompet Dhuafa. Sekolah Darurat ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here