Selama 32 Tahun, Dompet Dhuafa Jangkau Lebih dari 41 Juta Jiwa

JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa mencatat lebih dari 41 juta jiwa telah menerima manfaat dari berbagai program pemberdayaan sepanjang 32 tahun berdiri.

Setiap tahun, lebih dari 3 juta orang dijangkau melalui program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kemanusiaan, serta dakwah dan budaya.

Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, mengatakan jumlah penerima manfaat tersebut akan terus bertambah seiring penguatan program pemberdayaan yang dijalankan secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikannya dalam Public Expose 2026 atas Laporan Kinerja 2025 pada Indonesia Humanitarian Summit (I-HitS) di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Menurut Juwaini, Dompet Dhuafa tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mendorong transformasi penerima manfaat agar mampu mandiri.

Pendekatan yang dilakukan mencakup pendampingan bertahap, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga pengembangan usaha dan industri berbasis komunitas.

Selain program di dalam negeri, Dompet Dhuafa juga menyalurkan bantuan kemanusiaan dan dakwah ke sejumlah negara melalui berbagai inisiatif internasional. Program tersebut meliputi pengiriman dai, bantuan kemanusiaan, serta pelaksanaan Tebar Hewan Kurban di wilayah terdampak krisis.

Dompet Dhuafa juga menjadikan wilayah Indonesia Timur sebagai salah satu prioritas pemberdayaan, terutama untuk meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Program dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaat yang dihasilkan lebih berkelanjutan.
“Pemberdayaan tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi dari perubahan nyata yang dihasilkan,” ujar Juwaini.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here