JAKARTA – Tim LPM (Lembaga Pelayan Masyarakat) Dompet Dhuafa menyalurkan donasi kemanusiaan dari PT Royal Pesona Indonesia (SOMETHINC) pada Selasa (18/1/2022) pada Juned, seorang disabilitas yang masih berupaya gigih mencari nafkah untuk keluarga.
Meski satu kaki Juned harus ditopang tongkat, namun sambil menggunakan satu tongkat guna menopang tubuh dan fungsi kaki bagian kanannya, Junaedi berupaya gigih ‘mengangkat’ sepeda motornya ke posisi standard dua untuk menghidupkan mesin sepeda motornya pada kick starter.
Motor tersebut digunakannya untuk mencari nafkah sebagai seorang ojol yang menjadi rutinitasnya sehari-hari, demi istri dan 3 (tiga) orang anaknya di Karawang, yang hanya sesekali ia temui dalam sebulan.
Juned mengaku, pilihan tinggal jarak jauh itu karena penghasilan yang belum cukup jika memenuhi biaya sewa tempat tinggal di Jabodetabek. Sedangkan di kampungnya, daerahnya masih terbilang sepi untuk aktifitas ojek online dan berdagang.
“Istri dan anak-anak ada di Karawang, saya titip numpang tinggal. Disana ada rumah kosong bekas keluarganya istri, yang sebenarnya tidak layak tinggal, bilik-bilik gitu. Tapi daripada dirobohin, kami izin tempatin dulu aja. Paling saya pulang satu atau dua minggu sekali. Kalau jualan disana, daerahnya sepi. Kalau keluarga ikut kesini, gak ada biaya sewa kontrakan,” aku Juned pada tim Dompet Dhuafa, ditemuinya di Jl. Raya Jakarta-Bogor KM 35, Pabuaran, Cimanggis, Depok.
“Saya semangat karena istri dan anak-anak. Saya juga bersyukur, walau polio sejak kecil, namun Allah masih memberikan saya kesehatan. Saya juga percaya, istri dan anak-anak adalah pembuka rezeki-rezeki itu,” imbuhnya.
Dia pun semakin semangat ketika tim Dompet Dhuafa memberikan bantuan, “Kebaikan Allah datang tidak terduga dan momennya tepat. Berkat bantuan ini insha Allah saya bisa jualan kacang lagi. Jadi, motor bisa saya taruh di kampung, digunakan istri untuk antar anak yang mau sekolah,” ungkap Juned, dikutip dari dompetdhuafa.org.





