Sempat Redup dan Viral Lagi Usai Kasus Bilqis, Penculikan Alvaro Baru Temui Titik Terang

JAKARTA, KBKNEWS.id – Polisi menemukan jenazah Alvaro Kiano Nugroho (6), anak yang hilang sejak 6 Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Identitas jenazah dipastikan melalui tes DNA keluarga.

Alvaro dilaporkan hilang setelah pamit bermain dan biasanya pulang usai salat Magrib di masjid dekat rumah. Upaya pencarian dilakukan keluarga bersama polisi, TNI, dan berbagai pihak selama sembilan bulan, namun tidak membuahkan hasil.

Kesaksian marbot masjid menyebut ada orang asing yang sempat menanyakan Alvaro pada hari ia menghilang, tetapi CCTV masjid tidak berfungsi. Polisi sempat memeriksa beberapa kerabat, namun tidak menemukan kecocokan.

Sang Kakek, Tugimin juga mengatakan jika ibi Alvaro sering mendapat pesan di instagram tentang keberadaan Alvaro, namun nihil. “Ibunya Alvaro sering mendapatkan pesan di Instagram mengenai keberadaan Alvaro, tapi setelah kita datangi enggak ada apa-apa. Kita sering dapat katanya ada di Bogor, Tanjung Priok, atau di daerah lain, tapi setelah kita kejar enggak ada apa-apa,” kata Tugimin.

Kasus kembali mencuat setelah penculikan anak lain bernama Bilqis viral pada awal November 2025.

Dua minggu kemudian, jenazah Alvaro ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka. Polisi masih merahasiakan detail lokasi dan kronologi penemuan.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengungkapkan, penyidik menemukan kerangka manusia yang diduga Alvaro di sekitar kawasan Kali Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat.

Setelah penemuan jenazah, polisi menangkap ayah tiri Alvaro sebagai tersangka dan kini yang bersangkutan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. Penyidikan terhadap motif dan dugaan keterlibatan pihak lain masih berlangsung.

Ironisnya, menurut pengakuan Tugimin, ayah tirinya sempat ikut membantu Tugimin mencari Alvaro. Ia bahkan menemani Tugimin menelusuri wilayah Bogor berdasarkan informasi yang mereka terima. “Bapak tirinya itu juga ikut membantu mencari. Misalkan, ‘Pak, saya mau ke daerah Bogor, katanya ada informasi ke Bogor, suruh nelusurin Jalan Raya Bogor sampai terminal sampai Stasiun,’ nah itu nyari berdua sampai malam baru pulang,” tutur Tugimin.

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here