
Qais abu Ramila ditemukan tak bernyawa pada hari Sabtu, sehari setelah dilaporkan hilang oleh keluarganya, sebagaimana dilaporkan The Jerusalem Post, Senin (27/1/2020)
Surat kabar itu mengutip polisi Israel yang mengatakan bahwa anak itu “terakhir terlihat memasuki mobil.”
“Ketika kami tiba di tempat kejadian ada keributan besar, puluhan orang berjalan di sekitar tempat itu,” kata Yanai Levy, seorang paramedis Israel.
Orang tuanya mengatakan mereka percaya dia diculik, dan menuntut polisi memeriksa rekaman keamanan yang berada di jalan-jalan.
“Jika ternyata dia diculik oleh pemukim Tepi Barat, maka kami akan membakar seluruh lingkungan,” kata mereka.
Para pemukim seringkali terbukti bersalah dalam beberapa kasus pembunuhan warga Palestina, termasuk anak-anak.



