Seorang Anak Tewas akibat Banjir di Sragen

Ilustrasi Banjir setinggi 1 meter mengenangi perkampungan di Kecamatan Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat, akibatnya seratusan kepala keluarga terpaksa mengungsi karena air bah semakin tinggi, Minggu (26/3/2023). (Foto: ANTARA/Ahmad Fikri)

SRAGEN – Seorang anak berusia 9 tahun bernama Dio Gibran Abqori meninggal dunia akibat banjir di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, karena tenggelam di genangan air.

Kepala Desa Tangkil Suyono mengatakan korban awalnya bermain di dekat lokasi kejadian bersama teman-temannya. Saat asyik bermain, korban terpeleset dan terbawa arus banjir. Teman-temannya yang panik kemudian meminta bantuan warga.

“Korban terpeleset, meski persawahan namun cukup dalam karena air belum surut. Jasad korban berhasil ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB,” katanya.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, selanjutnya dievakuasi oleh warga setempat.

Sebelumnya, banjir menggenangi sejumlah wilayah di enam kecamatan di Kabupaten Sragen. Ketinggian air bervariasi hingga 150 cm.

Enam kecamatan yang tergenang air akibat meluapnya anak Sungai Bengawan Solo tersebut yakni Kecamatan Sragen Kota, Sidoharjo, Tanon, Sukodono, Sambungmacan, Ngrampal, dan Jenar.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here