YAMAN – Sedikitnya 24 warga sipil tewas dalam serangan udara di sebuah pasar di Yaman utara pada hari Minggu (18/6/2017) dan seorang pejabat medis dan saksi mata mengatakan, serangan dilakukan koalisi pimpinan-Arab yang memerangi pemberontak Yaman.
Sebagian besar korban adalah pekerja di pasar Mashnaq di provinsi Saada yang dikuasai pemberontak di perbatasan Saudi, seperti diterangkan seorang pejabat di sebuah rumah sakit terdekat kepada AFP.
Koalisi Arab yang dipimpin Arab telah melakukan serangan udara di Yaman selama lebih dari dua tahun, dalam sebuah perang yang telah merenggut nyawa lebih dari 10.000 orang, setengah di antaranya warga sipil.
Saada sendiri mengalami pemboman berat sejak tahun 2015, ketika koalisi Arab ikut campur untuk mendukung pemerintah Abedrabbo Mansour Hadi dalam perangnya melawan Huthi, setelah pemberontak merebut ibukota Sanaa dan kota-kota besar lainnya di sepanjang pantai Laut Merah.
Tapi ini bukan kali pertama koalisi pimpinan Saudi telah menyebabkan korban sipil dalam perang melawan pemberontak.
Tahun lalu, masyarakat internasional sangat mengutuk koalisi tersebut setelah ratusan warga sipil terbunuh dalam beberapa serangan udara.
Pada tanggal 28 September 2015, sebuah serangan udara menghancurkan sebuah aula pernikahan di Mokha barat daya, menewaskan 131 orang, namun koalisi tersebut menolak tanggung jawabnya.
Pada tanggal 8 Oktober 2016, sebuah serangan udara membunuh 140 orang dan melukai 525 orang lainnya di sebuah pemakaman di Sanaa dimana koalisi terlambat mengakui pertanggungjawabannya.





