MANILA – Sembilan orang termasuk empat pejabat keamanan Filipina tewas Selasa (11/4/2017) dalam bentrokan dengan kelompok penculikan Abu Sayyaf di sebuah pulau wisata populer dimana banyak jutaan orang mempersiapkan diri untuk melakukan liburan Paskah disana.
Serangan di pulau Bohol menjadi serangan yang pertama pada tujuan wisata utama Filipina dalam beberapa tahun terakhir oleh kelompok yang berjanji setia kepada Negara Islam dan sering menargetkan orang asing di wilayah Mindanao.
“Walikota dan polisi telah memperketat keamanan. Ada sebuah pos pemeriksaan di mana-mana,” ujar Khent Guimalan, salah satu karyawan Bohol Beach Club kepada AFP.
Para pejabat setempat mengatakan para militan telah menggunakan kapal cepat pada Senin untuk mencapai sebuah desa di mana mereka melawan pasukan keamanan Selasa pagi.
Bohol, berada sekitar 600 kilometer selatan Manila, dan dapat ditempuh dengan kapal hanya 30 menit dari pelabuhan utama di pulau Cebu Cebu. Pulau ini terkenal di kalangan wisatawan asing yang berenang dengan hiu paus jinak dan mengagumi primata kecil yang disebut tarsius.
“Walikota dan polisi telah memperketat keamanan. Ada sebuah pos pemeriksaan di mana-mana,” ujar Khent Guimalan, salah satu karyawan Bohol Beach Club kepada AFP.
Para pejabat setempat mengatakan para militan telah menggunakan kapal cepat pada Senin untuk mencapai sebuah desa di mana mereka melawan pasukan keamanan Selasa pagi.
Bohol, berada sekitar 600 kilometer selatan Manila, dan dapat ditempuh dengan kapal hanya 30 menit dari pelabuhan utama di pulau Cebu Cebu. Pulau ini terkenal di kalangan wisatawan asing yang berenang dengan hiu paus jinak dan mengagumi primata kecil yang disebut tarsius.





