IRAN – Empat pria bersenjata yang mengenakan seragam melepaskan tembakan ke arah parade militer di Iran barat daya, danĀ menewaskan sedikitnya 29 orang termasuk wanita dan anak-anak.
SeranganĀ pada hari Sabtu (22/9/2018) di kota Ahvaz terjadi ketika negara itu melakukan peringatan dimulainya perang tahun 1980-1988 dengan Irak Saddam Hussein.
Mereka yang tewas termasuk anggota Pengawal Revolusi elit dan wanita dan anak-anak yang datang untuk menonton pawai, sebagaimana dilaporkan kantor berita IRNA yang dikelola negara Iran.
Juru bicara angkatan bersenjata Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi mengatakan tiga dari penyerang tewas di tempat kejadian sementara yang keempat ditangkap dan kemudian menyerah pada luka-lukanya.
“Dari empat teroris, tiga dikirim ke neraka di tempat kejadian, sementara yang keempat yang telah terluka dan ditangkap pergi ke neraka beberapa saat yang lalu karena luka parahnya,” kata Shekarchi.
Wakil gubernur provinsi Khuzestan Ali-Hossein Hosseinzadeh mengatakan kepada kantor berita semi-resmi ISNA, “delapan hingga sembilan” pasukan di antara mereka yang tewas, serta seorang wartawan.
Tembakan disemprotkan ke kerumunan tentara yang berbaris, pengamat, dan pejabat pemerintah yang menonton dari penabrak terdekat. Video yang didistribusikan ke media Iran menunjukkan tentara merangkak ketika tembakan meletus ke arah mereka. Satu mengambil pistol dan bergegas berdiri ketika perempuan dan anak-anak melarikan diri untuk hidup mereka.
“Kami tiba-tiba menyadari bahwa beberapa orang bersenjata yang mengenakan pakaian militer palsu mulai menyerang kawan-kawan dari belakang [panggung] dan kemudian menembaki wanita dan anak-anak,” kata seorang tentara yang tidak menyebut nama, dikutip Aljazeera.





