SURIAH – Sebanyak 60 warga Suriah telah tewas dalam serangan terpisah yang dilakukan oleh rezim Suriah dan sekutunya sebagai bagian dari operasi militer yang sedang berlangsung di provinsi barat daya Daraa dalam satu hari saja.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pasukan rezim, didukung oleh milisi Iran dan penutup udara Rusia telah menembaki delapan kota dan desa di desa Hama dan Quneitra, mengakibatkan sejumlah orang terluka.
Sementara itu, sebanyak 15 warga sipil Suriah, sebagian besar anak-anak, telah tewas di dekat perbatasan Yordania dengan Daraa sejak serangan dimulai dua minggu lalu karena kondisi yang keras.
Seorang juru bicara untuk oposisi di Deraa, Ibrahim al-Jabbawi mengatakan “setidaknya 15 orang yang telah mengungsi dari Daraa menuju perbatasan Yordania meninggal karena gigitan serangga, kehausan dan penyakit yang ditularkan dari air yang tercemar”.
Dia menambahkan dalam komentarnya kepada kantor berita Anadolu bahwa “pemindahan dari daerah kontrol oposisi ke perbatasan dengan Israel dan Yordania telah berlanjut sejak dimulainya operasi militer di Daraa”. Pada Minggu (2/7/2018) malam, pemerintah Yordania menegaskan bahwa mereka telah menawarkan bantuan medis kepada orang-orang yang terlantar yang terluka di zona bebas di perbatasan Yordania-Suriah.
Dia menambahkan dalam komentarnya kepada kantor berita Anadolu bahwa “pemindahan dari daerah kontrol oposisi ke perbatasan dengan Israel dan Yordania telah berlanjut sejak dimulainya operasi militer di Daraa”. Pada Minggu (2/7/2018) malam, pemerintah Yordania menegaskan bahwa mereka telah menawarkan bantuan medis kepada orang-orang yang terlantar yang terluka di zona bebas di perbatasan Yordania-Suriah.





