PHILADELPHIA – Seorang lelaki bersenjata melakukan penyerangan di jalanan kota Philadelphia dengan motif kebencian terhadap polisi, dan menyebabkan satu orang perempuan yang menjadi sanderanya tewas, serta dua petugas polisi Philadelphia dan tiga warga sipil terluka.
Komisaris Polisi Philadelphia, Richard Ross, mengatakan polisi menemukan surat di tempat kejadian pelaku yang membabi buta pada Jumat (16/9/2016) malam waktu setempat. Polisi yakin surat tersebut ditulis oleh laki-laki bersenjata tersebut dan menyatakan kebencian terhadap polisi dan menyebut nama petugas polisi yang dalam masa percobaan. “Situasi ini benar-benar aneh,” kata Richard Ross, seperti dilansir VOA, Minggu (18/9/2016).
Aksi kejar-kejaran dan baku tembak oleh polisi di jalan-jalan kota mulai terjadi kira-kira pukul 11:20 Jumat malam ketika Sersan Sylvia Young, anggota polisi yang telah bertugas selama 19-tahun di Departemen Kepolisian Philadelphia, diserang ketika duduk di dalam mobil patrolinya.
Pria bersenjata itu masih belum diidentifikasi dan diyakini oleh polisi telah bertindak sendirian. Laki-laki itu menembak sersan Sylvia beberapa kali di lengan dan ke bagian rompi anti pelurunya, kemudian mencederai Ed Miller, polisi di kampus Universitas Pennsylvania.
Selain itu, pelaku juga menembaki sebuah bar dan melumpuhkan seorang penjaga keamanan, serta menyergap seorang perempuan dan menjadikannya sebagai perisai sebelum menembak perempuan tersebut, dan pelaku pun akhirnya berhasil ditembak mati oleh polisi.
Pasca kejadian, dua petugas polisi yang cedera dan tiga orang lainnya yang cedera masih dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi stabil.




