Gencatan Senjata Ternoda, Pasukan Udara AS Serang Tentara Suriah

Ilustrasi Warga Aleppo kocar-kacir menyelamatkan diri. Foto: Reuters

SURIAH (KBK) – Gencatan senjata di Suriah dikotori oleh serangan udara mematikan oleh pasukan Amerika Serikat (AS) terhadap pasukan pemerintah Suriah.

Menanggapi serangan itu Pemerintah Suriah menyebut serangan udara yang dipimpin AS, pelanggaran yang berbahaya dan terang-terangan di tengah gencatan senjata.

Gencatan senjata menjadi rapuh di  Suriah dan mulai terurai Ahad (18/9/2016), Pasukan pemerintah pun membalasnya dengan menyerang Aleppo.

Padahal gencatan senjata merupakan kesepakatan dari Amerika yang mendukung pemberontak dan Rusia yang mendukung pemerintah Suriah.

Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia melaporkan serangan udara terjadi malam hari di Aleppo dan menewaskan seorang wanita dan melukai beberapa orang lain.

Dikutip dari Al Jazeera, sekira 10 orang tewas termasuk anak-anak, tewas karena serangan sepasang bom barel di Provinsi Selatan Deraa.

“Hari ini adalah korban tewas tertinggi sejak gencatan senjata dimulai,” kata Direktur Observatorium Rami Abdel Rahman.

Serangan udara koalisi pimpinan AS diduga menewaskan puluhan tentara Suriah dan menyebabkan sahutan perang mulut antara Washington, Damaskus dan Moskow.

Sementara Militer AS mengatakan serangan itu tidak sengaja mereka saat itu sedang razia terhadap pasukan ISIS.

Advertisement