Serangan Rudal Iran ke UEA, Satu Orang Tewas dan 11 Luka

Dua bandara utama UEA di Abu Dhabi dan Dubai jadi target serangan balasan Iran. (Foto: timesnownews)

Jakarta, KBKNews.id – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Sejumlah wilayah di Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan menjadi sasaran serangan balasan Iran. Dua bandara utama negara itu, di Abu Dhabi dan Dubai terdampak serangan rudal yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat.

Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sebelas lainnya mengalami luka-luka.

Serangan rudal menghantam area di sekitar Bandara Internasional Zayed. Otoritas pengelola bandara mengonfirmasi adanya korban dalam peristiwa tersebut.

“Bandara Abu Dhabi mengkonfirmasi insiden di Bandara Internasional Zayed yang mengakibatkan satu kematian warga negara Asia dan tujuh luka-luka,” demikian pernyataan resmi pengelola bandara yang diunggah melalui platform X dan dikutip AFP, Minggu (1/3/2026).

Korban tewas disebut merupakan warga negara Asia. Sementara tujuh korban luka segera mendapatkan penanganan medis. Hingga kini belum dijelaskan secara rinci mengenai kondisi terbaru para korban.

Serangan ini menjadi salah satu insiden paling serius yang pernah menyasar infrastruktur sipil strategis di UEA dalam beberapa waktu terakhir.

Bandara Internasional Dubai Ikut Terdampak

Tak hanya Abu Dhabi, rudal Iran juga dilaporkan menghantam area di sekitar Bandara Internasional Dubai pada Minggu pagi waktu setempat.

Empat anggota staf bandara dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Dalam pernyataan yang diunggah di X, otoritas Dubai Airports menyampaikan sebuah ruang tunggu di Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan ringan. Meski demikian, situasi disebut dapat segera dikendalikan.

Keempat staf yang terluka langsung menerima perawatan medis. Otoritas bandara juga menyebut, protokol keadaan darurat yang telah disiapkan sebelumnya berhasil dijalankan dengan cepat.

Disebutkan pula sebagian besar terminal telah lebih dulu dikosongkan dari penumpang karena rencana darurat yang sudah diberlakukan. Langkah ini diyakini membantu meminimalkan jumlah korban.

Bagian dari Eskalasi Konflik

Serangan ke wilayah UEA terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu Teheran. Serangan tersebut menjadi pemicu babak baru ketegangan di kawasan.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam serangan di Teheran.

Namun hingga kini, pihak Iran belum memberikan keterangan resmi yang membenarkan ataupun membantah klaim tersebut.

Sebagai respons atas serangan ke wilayahnya, Iran dilaporkan menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Serangan ke UEA disebut sebagai bagian dari rangkaian aksi balasan tersebut.

Dampak terhadap Keamanan Kawasan

Serangan terhadap fasilitas sipil seperti bandara internasional meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik. Bandara Abu Dhabi dan Dubai merupakan dua simpul transportasi udara tersibuk di dunia, yang menghubungkan Asia, Eropa, dan Afrika.

Meski otoritas setempat menyatakan situasi telah terkendali, insiden ini berpotensi memicu gangguan penerbangan dan meningkatkan status siaga keamanan di berbagai negara kawasan.

Hingga laporan ini disusun, belum ada pernyataan tambahan dari pemerintah UEA terkait langkah diplomatik atau respons lanjutan atas serangan tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here