
ALEPPO – Lebih dari 53 warga sipil tewas dan beberapa lainnya menderita luka-luka ketika jet tempur tak dikenal melakukan serangkaian serangan udara terhadap wilayah perumahan di provinsi Aleppo, Suriah barat laut.
Lembaga pemantau Hak Asasi Manusia Suriah melaporkan bahwa setidaknya 53 warga sipil, termasuk lima anak-anak dan tiga perempuan, tewas pada hari Senin (13/11/2017) ketika pesawat militer tersebut meluncurkan tiga serangan udara terhadap sebuah pasar luar di kota al-Atarib, yang terletak di 25 kilometer sebelah barat ibu kota provinsi Aleppo.
Lembaga yang berbasis di Inggris tersebut menambahkan bahwa jumlah korban tewas secara keseluruhan diperkirakan akan meningkat karena puluhan orang telah terluka atau masih hilang setelah serangan udara tersebut.
Perkembangan tersebut terjadi sehari setelah belasan warga sipil terbunuh dan beberapa lainnya cedera ketika koalisi pimpinan AS tersebut melawan kelompok teroris ISIS dengan melakukan serangan udara terpisah di provinsi timur Suriah, Dayr al-Zawr serta provinsi timur laut Hasakah.
Kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan bahwa 10 warga sipil kehilangan nyawa mereka saat pesawat militer pimpinan AS membombardir desa al-Duwaiji di distrik Tal Shaer, Propinsi Dayr al-Zawr, dekat perbatasan dengan Irak.
Secara terpisah, enam orang kehilangan nyawa ketika sebuah daerah pemukiman di desa al-Da’ij di Provinsi Hasakah dilanda jet tempur yang dipimpin AS.




