Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Kembali Berkarya Lewat Gerakan Kemanusiaan Bersama Dompet Dhuafa

JAKARTA, KBKNEWS.id — Setelah tujuh tahun vakum dari dunia hiburan, penyanyi Syahrini kembali berkarya dengan membawa misi kemanusiaan.

Bersama Dompet Dhuafa, ia meluncurkan gerakan “Incess for Humanity: Cetar Hatinya, Nyata Gerakannya” untuk memperluas aksi sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Peluncuran gerakan tersebut berlangsung di kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa, Parung, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026). Kolaborasi ini menjadi langkah Syahrini untuk kembali aktif berbagi sekaligus memperkuat kontribusi di bidang kemanusiaan.

Sebelum peluncuran, Syahrini mengunjungi SMART Ekselensia Indonesia, sekolah berasrama bebas biaya yang dikelola Dompet Dhuafa untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dalam kesempatan itu, ia berbagi kebahagiaan dan menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga harapan serta memberikan manfaat bagi sesama.

Syahrini mengungkapkan bahwa kebiasaan berbagi telah ditanamkan oleh almarhum ayahnya sejak ia masih kecil. Kala itu, sang ayah mengajaknya berbagi kepada 500 anak yatim, hingga berkembang menjadi kegiatan yang menjangkau sekitar 5.000 anak yatim.

“Kebiasaan itu menjadi gerakan Syahrini berbagi dan hari ini dipertegas kembali bersama Dompet Dhuafa dengan gerakan Incess for Humanity,” ujar Syahrini.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi jalan untuk memperluas kepedulian kepada masyarakat, termasuk korban bencana. Dalam kegiatan itu, Syahrini juga berkomunikasi secara daring dengan tim respons Dompet Dhuafa yang menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan dan Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Syahrini menyapa para relawan yang masih bertugas membantu masyarakat terdampak asap. Ia mengapresiasi upaya mereka yang terus memberikan bantuan di tengah kondisi sulit.

Ketua Dewan Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, dukungan Syahrini dapat membantu memperluas jangkauan program kemanusiaan yang dijalankan lembaga tersebut.

Ia menjelaskan, Zona Madina merupakan kawasan yang merepresentasikan lima pilar program Dompet Dhuafa, yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan, dakwah dan budaya, serta sosial-kemanusiaan.

Melalui Incess for Humanity, Dompet Dhuafa dan Syahrini mengusung 11 program sosial. Program tersebut mencakup Lansia Berdaya Guna, Anak Indonesia Sehat, Peduli Karhutla, Beasiswa Peduli Generasi Muda, Sedekah Al-Qur’an, Santunan Anak Yatim, Indonesia Siap Siaga, Mustahik to Muzakki (M2M), Peduli Guru Ngaji, Cinta Palestina, dan Berbagi Zakat Fitrah.

Sebagai bagian dari kegiatan peluncuran, Dompet Dhuafa dan Syahrini juga membagikan parsel kepada 250 penerima manfaat yang terdiri atas anak yatim dan lansia dari keluarga dhuafa.

Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni peluncuran, tetapi berlanjut menjadi gerakan berkelanjutan yang menjangkau lebih banyak penerima manfaat melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan, dan respons kebencanaan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here