Setiap Hari Tonton Tim SAR Evakuasi Jenazah, Kevin Berharap dapat Kepastian Nasib Keluarganya

Tim Rescue sedang mengangkat korban gempa di kota Palu. Sudah 1.234 orang ditemukan tewas dan ratusan luka-luka akibat gempa dan tsunami yang menerjang Palu, Kab. Dongala dan Kab. Parigi Moutong (28/9) petang.

 

PALU – Salah seorang warga terdampak gempa, Kevin (16) masih berharap dapat menemukan ayah, ibu dan adiknya, walau dalam bentuk jenazah yang dia cari di tengah reruntuhan gempa.

Setiap hari dia berada di antara kerumunan warga masyarakat yang bekerja membongkar reruntuhan bangunan dan menggali timbunan tanah di kelurahan Petobo, Palu Selatan, Sulawesi Tengah, untuk mengevakuasi ratusan warga yang diperkirakan masih tertimbun.

Ia ingin mencari kepastian nasib ayah, ibu dan adiknya, yang sejak gempa Jumat lalu (28/9/2018) tidak diketahui keberadaanya.

Kepada VOA,  Kevin mengatakan ketika gempa bumi berkekuatan 7,4 SR itu menghantam Palu dan Donggala, ia dan beberapa teman sedang piknik ke salah satu daerah lain di Palu. Ketika berhasil kembali ke kompleks perumahannya pada keesokan harinya, ia tidak lagi mendapati rumahnya.

Kompleks itu tertimbun tanah setinggi empat meter. Tanah yang terasa lembut saat dipijak itu menimbun setidaknya 744 rumah, termasuk rumah keluarganya. Sejak itu ia tidak lagi melihat ayah, ibu dan adiknya.

“Kehilangan ayah, ibu sama adik, juga ada kakek dan nenekku. Kemungkinan ada di dalam rumah. Nama ayah Rusdi Jangaitu, nama ibu Ritna, nama adik Aura Malika Rusdi,” ujar Kevin dengan suara tercekat.

Dengan berusaha tegar, Kevin mengatakan ia sempat berharap ayah, ibu dan adiknya mungkin selamat dan ada di salah satu lokasi pengungsian. Namun setelah menyisir beberapa tempat penampungan, ia tidak berhasil menemukan mereka.

Ia mengatakan, jika mereka berada di rumah ketika gempa terjadi Jumat sore itu dan tertimpa bangunan, maka kecil kemungkinan mereka selamat. Namun setiap hari Kevin datang ke lokasi bekas rumahnya itu. “Saya selalu bersabar, tawakkal, terus doakan mereka yang sudah tenang di sana,” ujarnya.

 

Advertisement