MONTREAL—Kanada memenuhi komitmennya untuk menampung 25 ribu pengungsi Suriah. Pesawat terakhir yang membawa rombongan pengungsi mendarat di Montreal, Sabtu (27/2) lalu. Menteri Imigrasi dan Kependudukan, John McCallum menyampaikan kebanggaannya melalui cuitan di Twitter.
“25000 reasons why Canadians should be proud today #WelcomeRefugees,” ujarnya, seperti dikutip dari Astro Awani, Senin (29/2/2016).
Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau sendiri telah berjanji dalam kampanye untuk mengambil 25.000 pengungsi Suriah dari Libanon, Yordania dan Turki sebelum akhir 2015. Namun, pemerintah akhirnya memundurkan tenggat waktu dan baru tuntas di bulan Februari sendiri. Pemerintah Kanada sendiri telah menyewa sekitar 100 penerbangan dari Libanon dan Yordania sejak Trudeau menerima pesawat yang mengangkut rombongan pertama pengungsi Suriah di bulan Desember lalu.
Pemerintah menanggung semua biaya kebutuhan pengungsi selama tahun pertama. Sementara pihak swasta dan LSM, atau juga dibantu pemerintah akan menanggung sisasnya. Sekira 250 kota di Kanada telah ambil bagian untuk menampung para pengungsi.
Untuk memindahkan pengungsi, Kanada bekerja sama dengan UNHCR dalam menyeleksi warga Suriah yang tinggal di kamp-kamp Libanon dan Yordania.




