SAMPANG – Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf menyatakan, pihaknya tidak ingin peristiwa kelam 2014 terulang lagi di Kota Sampang.
Untuk itu Ia meminta penanganan korban banjir di Sampang, Madura, tuntas hingga pascabanjir.
“Sebab berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak warga terdampak banjir yang terserang penyakit. Salah satunya adalah penyakit leptospirosis,” katanya di Sampang, Minggu.
Karena itu, posko terpadu untuk penanganan banjir Sampang itu, tidak hanya saat banjir saja, akan tetapi juga pascabanjir, terutama terkait pelayanan kesehatan.
Pada musibah banjir yang terjadi 2014, ratusan warga terdampak banjir di Kota Bahari ini terserang penyakit leptospirosis, yakni salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh kencing tikus.
Sebanyak 10 orang diantaranya meninggal dunia, karena terserang penyakit itu, sehingga pemkab setempat menetapkan sebagai kejadian luar biasa kala itu.





