Siaga Hadapi Banjir Rob, DKI Siapkan 257 Lokasi Pengungsian

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai antisipasi menghadapi potensi banjir rob akibat naiknya air laut.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, mengatakan BPBD mengaktifkan protokol standar penanganan rob, termasuk pengungsian sementara jika genangan air melebihi 50 cm atau mengancam keselamatan warga.

Potensi rob diperkirakan terjadi pada 5-10 November 2025. Meski demikian, hingga 5 November belum diperlukan evakuasi massal karena kondisi masih potensial.

Sebanyak 257 lokasi pengungsian telah disiapkan di Jakarta Utara dan Timur dengan kapasitas 39.599 orang. Tempat-tempat ini meliputi gedung serbaguna, masjid, dan sekolah, dengan prioritas bagi warga rentan di 11 kelurahan rawan, seperti Kamal Muara dan Kapuk Muara. Jika dibutuhkan, evakuasi akan dimulai 24 jam sebelum puncak rob dengan transportasi gratis menggunakan bus TransJakarta.

Pemprov DKI juga menyiapkan 200 unit toilet portabel, air bersih, disinfektan, makanan siap saji, dan obat-obatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menambahkan sebanyak 600 pompa siaga telah disiapkan, sementara program normalisasi Kali Krukut dan Sungai Ciliwung terus berjalan untuk memperkuat pengendalian banjir di Jakarta Selatan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here