JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu maksimum mencapai 38,6 derajat Celsius di Sintang, Kalimantan Barat.
Suhu tersebut terukur di Stasiun Meteorologi Tebelian Sintang pada 1 September 2026. Angka itu menjadi suhu maksimum harian tertinggi yang tercatat BMKG selama periode 1–8 September.
Prakirawan cuaca BMKG Yuni Maharani mengatakan suhu maksimum di sejumlah wilayah pada periode tersebut berada di kisaran 37 hingga 38,6 derajat Celsius.
“Suhu maksimum harian di sejumlah wilayah Indonesia selama periode 1–8 September 2026 berkisar antara 37–38,6 derajat Celsius,” kata Yuni kepada Kompas.com, Kamis (10/9/2026).
Memasuki 8 September, suhu tinggi kembali terpantau di Kalimantan. Stasiun Meteorologi Kalimarau Berau, Kalimantan Timur, mencatat suhu maksimum 37,8 derajat Celsius.
Menurut Yuni, suhu tertinggi pada awal September sedikit melampaui catatan pada dasarian III Agustus 2026. Ketika itu, suhu maksimum mencapai 37,9 derajat Celsius di Melawi, Kalimantan Barat.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kondisi panas dan kering yang masih berlangsung di sejumlah wilayah. September menjadi salah satu periode yang perlu mendapat perhatian karena risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih tinggi.
Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain cuaca kering, fenomena El Nino, serta tingginya jumlah titik panas atau hotspot. BMKG memperkirakan pengaruh El Nino masih dapat bertahan hingga awal 2027.
Fenomena tersebut berpotensi memperpanjang periode tanpa hujan di sejumlah daerah. Hingga awal September, sebagian besar wilayah Indonesia juga masih berada dalam musim kemarau.
Hujan yang turun di beberapa daerah cenderung bersifat lokal sehingga belum mampu mengurangi kondisi kering secara merata. Masyarakat pun diimbau tetap mengantisipasi dampak cuaca panas dan potensi karhutla selama musim kemarau berlangsung.





