JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, sisa dua sandera Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf kini sudah dijemput dari Zamboanga dan kini berada di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao, Mindanao, Filipina.
Sebelumnya, sebanyak tiga WNI yang telah dibebaskan Sabtu 1 Oktober 2016 lalu dan dikabarkan berada di Sulu untuk pemeriksaan kesehatan.
“Kita setiap hari bekerja terus, tadi juga sudah saya sampaikan kepada presiden, yang dua orang sandera itu sudah berada dengan teman-teman dan tim kita dari KJRI Davao. Jadi sudah dijemput di Zamboanga hari ini,” kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/10/2016).
Retno menjelaskan, dua WNI dan tiga lainnya yang telah bebas sementara berada di Sulu dan Davao, sebab KBRI Manila tengah fokus menangani jamaah haji WNI berpaspor Filipina yang sudah berada di Manila.
Terkait haji berpaspor Filipina, ia mengungkapkan kini 106 jamaah haji WNI berpaspor Filipina yang kembali dari Arab Saudi dan tengah diproses dokumen kepulangannya ke Indonesia.
“Karena KBRI Manila sedang fokus dengan yang 106 (jamaah haji) itu,” katanya, dilansir Okezone.





