TURATEA- Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Biring Jene asal Dusun Talangbua, Desa Paitana, Kecematan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Makasar terpaksa melintasi sungai Biring Jene untuk sampai ke sekolahnya. Hal tersebut disebabkan karena tidak ada jembatan yang melintas di atas sungai itu.
Siswa tersebut memilih tidak masuk sekolah ketika air sungai sedang naik dan mengalir deras. “Tiap harika menyeberang sungai, kalau naiki airka tidak pergima sekolah, ka takut ki,” kata salah satu Murid SD Biring Jene asa Dusun Talangbua, Nurfauziah (11) kepada tribunjeneponto.com, Selasa (2/2/2016).
Warga setempat dan guru-guru yang ada di daerah itu setiap hari membantu siswa untuk menyebrangi sungai.
“Tiap harinya ada sekitar 30 siswa yang harus melintasi sungai untuk menuju sekolah,” ujar Kepala Sekolah Madrasah Iptidaiah (MI) Mangepong, Amiruddin yang ditemui usai membantu murid sekolah menyeberang.
“Pemerintah pernah janji buat jembatan tapi saat ini belum ada realisasinya,” pungkasnya.





