
JUBA – Kepala misi PBB di Sudan Selatan mengatakan lebih dari 6.000 orang Sudan Selatan yang mengungsi dari rumah mereka selama empat tahun dilanda perang sipil telah kembali ke rumah mereka.
“Jumlah orang-orang terlantar yang tinggal di pengungsian telah turun dari 38.000 menjadi 32.500 selama dua bulan terakhir. Banyak dari orang-orang tersebut telah kembali ke rumah untuk mengolah tanah mereka,” kata David Shearer, yang juga merupakan Perwakilan Khusus Sekjen PBB, Rabu (13/9/2017), dilansir Anadolu.
“Situasi keamanan membaik dalam beberapa pekan terakhir,” katanya, seraya menambahkan orang-orang kembali ke rumah mereka secara sukarela dan mereka perlu merasa aman dan percaya diri tentang masa depan mereka.
Dia menambahkan jika situasi di Upper Nile di Sudan Selatan Utara juga meningkat, memungkinkan lebih dari 1.000 orang pengungsi untuk kembali ke rumah mereka.
Namun dia memperingatkan bahwa ini hanya sebagian kecil dari sekitar 4 juta orang Sudan Selatan yang mengungsi akibat perang.
Sudan Selatan telah terperosok dalam konflik antara pemerintah Presiden Salva Kiir dan pemberontak yang dipimpin oleh mantan Wakil Presiden Riek Machar sejak Desember 2013.



