BRUSSELS—Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menegaskan, apa yang ia tawarkan kepada negara-negara Uni Eropa adalah solusi untuk kemanusiaan. Bukan sekedar “tawar menawar” kepentingan.
“Untuk Turki, masalah pengungsi bukan masalah tawar-menawar tapi ini tentang sebuah nilai. Nilai-nilai kemanusiaan serta nilai-nilai Eropa,” kata Davutoglu saat ia tiba di Brussel untuk pertemuan puncak Uni Eropa, Jumat (18/3/2016).
Ia menambahkan, Uni Eropa dan Turki kami memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu pengungsi Suriah. “Juga untuk masa depan benua ini yang lebih cerah,” kata Davutoglu seperti dikutip CNA dari AFP. Davutoglu pertama kali dijadwalkan akan bertemu Presiden Dewan Uni Eropa, Donald Tusk.
Uni Eropa akan bernegosiasi dengan Turki untuk menutup aliran pengungsi ke Eropa. Salah satu konsekuensinya, Eropa akan mempercepat proses keanggotaan Turki di Uni Eropa.
Sejak tahun lalu, sudah 1,2 juta pengungsi yang mendarat di lepas pantai Eropa. “Saya yakin kami akan mencapai tujuan untuk membantu semua pengungsi serta memperdalam hubungan kami,” kata Davutoglu.





