Suami Ibu Yuli Klarifikasi Istrinya Meninggal Bukan karena Kelaparan Tapi Kelelahan

SERANG – Suami almarhumah Yulie Nuramelia (43), Muhamad Holik (49) mengklarifikasi kabar kematian istrinya yang  diduga akibat kelaparan.

Dalam sebuah surat pernyataan yang ditandatangani Holik pada 21 April, Holik menyatakan pemberitaan tentang istrinya yang meninggal pada Senin (20/4/2020), karena kelelahan.

“Surat pernyataan klarifikasi Ini saya buat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari siapapun.”

Dalam sebuah video yang beredar  diunggah akun instagram @infoserang,  Holik yang ditemani Uci, adik dari Yuli,  mengucapkan klarifikasi serupa dalam yang ia tulis dalam surat.

“Bahwa istri saya meninggal karena kelaparan itu enggak benar, istri saya itu meninggal karena kecapekan, kelelahan,” kata Holik.

Sementara  Uci  mengucapkan terima kasih kepada Brimob Polda Banten karena telah membantu menyiarkan dan mengklarifikasi pemberitaan yang ada.

“Terima kasih kepada Brimob Polda Banten yang telah membantu keluarga besar kami untuk mengklarifikasi pemberitaan di media,” katanya.

Sebelumnya diberitakan Almarhumah Yulie Nuramelia (43) menahan lapar dua hari karena tak ada pemasukan akibat wabah virus corona (Covid-19), dan hanya minum air galon isi ulang selama dua hari.

Suaminya, Mohamad Holik (49), yang hanya bekerja sebagai pencari barang rongsokan dan pemulung, tak bisa mencari uang sejak muncul wabah corona, karena lapak yang bisa menampung barang rongsokan dari Holik tutup. Ibu Yulie meninggalkan empat orang anaknya, salah satunya masih bayi.

 

 

Advertisement