Sudah 3 Tahun Siswi SD ini Tinggal di Teras Tetangga

rumah
Macica di dalam rumahnya. Foto Dok Arif Witanto

JAKARTA – Sepeda onthel usang itu dikeluarkan ketika mentari mulai bersinar. Tak lama kemudian kedua kakak beradik pemilik sepeda itu berpamit kepada Sumini, ibu mereka yang bekerja sebagai buruh perkebunan.

Dengan kayuhan yang tidak begitu cepat Macica bocah kelas 6 SD dan Eka, kakaknya yang masih duduk di bangku SMP lantas pergi ke sekolah. ketika siang menjelang, Macica harus pulang jalan kaki karena Eka pulang lebih lama akibat jenjang pendidikan mereka yang berbeda.

Kendati mengidap asma namun rutinitas itu mesti Macica lakukan setiap hari. Bukan tanpa sebab, hidup Macica sekeluarga yang sulit mendorong Macica untuk menempuh perjalanan sejauh 4 kilometer untuk menuju rumahnya di RT 05, RW 01, Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Yang membuat miris rumah Macica berbeda dengan rumah teman-temannya. Bersama Sumini dan Eka, Macica menempati teras tetangga yang ia sulap menjadi hunian sederhana sejak 3 tahun lalu.

Layaknya bilik kecil, rumah berukran 6X3 meter itu hanya ditutupi kain dan anyaman bambu yang sudah berlubang disetiap sudut. Bilik berlantai tanah itu dibagi menjadi 3 ruangan.

Tanah yang ditempatinya pun bukan milik perorangan melainkan Tanah Magersaren atau tanah milik perhutani. Guna meningkatkan taraf ekonomi, Sumini tak mampu berbuat banyak. Penghasilan sebagai buruh kebun yang pas-pasan membuatnya tak berdaya. Sebelumnya Sumini mengontrak rumah, namu biaya hidup yang semakin tinggi membuatnya memilih hidup di teras tetangga.

Kehidupan Macica, Eka dan Sumini yang sulit diviralkan oleh Arif Witanto di akun Facebooknya, dilihat dari posingannya Arrif merupakan seorang netizen yang biasa memviralkan sekaligus membantu sesama. Saat malam tiba, gelap pun menyergap.

“dulu ada, listrik nyalur dari tetangga tapi mati-matian lampune sering kobong jadi sekarang nggak beli lampu nanti ya mati lagi” Jelas Arif menirukan kata-kata Sumini di tautannya.

Guna menerangkan rumah Sumini menggunakan senter casan hasil pemberian orang yang setiap hari ia cas dirumah tetangga.Tak hanya kondisi tempat tinggal, kondisi Macica juga sangat memprihatinkan karena asmanya akhir-akhir ini kerap kambuh.

Advertisement