Sumber Air di Kismantoro Nol Yodium, Ribuan Warga Derita Penyakit Gondok

WONOGIRI – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendapati sumber air di Kecamatan Kismantoro yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur,  sama sekali tak mengandung alias nol yodium.

Akibatnya berdampak pada tingginya kasus gangguan kesehatan akibat kekurangan yodium (GAKY) di kecamatan.

Temuan itu didapat dari hasil penelitian sampel yang diambil pada 31 Mei lalu. Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, Adhi Dharma, mengatakan data terbaru menunjukkan angka GAKY di Wonogiri mencapai 1.308 penderita gondok dan 191 penderita kretin. Dari jumlah itu, 316 penderita gondok dan kretin berada di Kecamatan Kismantoro.

“Info yang didapat sebelumnya penderita GAKY hanya di Kismantoro, ternyata menyebar di 25 kecamatan dengan angka tertinggi di Kismantoro. Makanya, sampel air diambil dari sana. Kasus GAKY mayoritas diderita pada warga yang berumur di atas 50-an tahun, namun pembaruannya sampai saat ini ada penderita anak umur tujuh tahun,” katanya, dilansir Solopos.

Guna menangani persoalan tersebut, Pemkab Wonogiri berupaya mengambil solusi jangka pendek, menengah, dan panjang. Untuk jangka pendeknya, pemerintah membuka layanan operasi gratis bagi. Sedangkan untuk jangka menengah dan panjang dilakukan perbaikan sanitasi sehingga air yang menjadi sumber hidup masyarakat memiliki kandungan yodium yang cukup.

“Sampel garam yang diambil Kemenkes masih cukup baik, meski sekadar garam gosrok tradisional. Permasalahannya ada pada air,” imbuh Adhi.

Saat ini jumlah penderita GAKY yang telah dinyatakan layak operasi mencapai 706 orang. Sisanya, penderita tak bisa melanjutkan ke tahapan operasi karena berbagai faktor. Di antaranya, terdapat temuan penyakit ganas seperti kanker, hamil, wanita usia subur, masih di bawah umur, dan kepasrahan dari pihak keluarga.

 

Advertisement