Sungai Tercemar Limbah, Warga Kelurahan Tawangrejo Protes

ilustrasi/pixabay

MADIUN-– Bau tak sedap limbah yang berasal dari aliran sungai sekitar Pabrik Gula Redjo Kelurahan Tawangrejo , Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun Agung diprotes warga.

Lantaran itu, kondisi air sungai tersebut yang sebelumnya berwarna cokelat, berubah menjadi hitam.

Kantor Lingkungan Hidup Kota Madiun mengaku belum terima laporan dari warga terkait bau menyengat itu.
Meski demikian, petugas dari dinas tersebut bakal melakukan pengecekan Ipal pabrik saat giling.

Hal ini di dirasakan warga setiap tahun saat musim giling di Pabrik Redjo Agung Baru berlangsung.  Limbah yang di keluarkan berdampak pada perubahan warna air sungai.

Selain berubah, bau menyengat juga timbul di sepanjang aliran sungai. Warga sekitar aliran sungai resah dan mengaku pada setiap musim giling tidak ada kompensasi atau ganti rugi dari pihak pabrik. Tapi itu tidak mereka laporkan secara resmi pada dinas terkait

“Sampai saat ini kami belum menerima laporan dari warga. Kami berharap agar warga aktif segera melaporkan masalah ini ke Kantor Lingkungan Hidup,” ujar Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Madiun Muntoro seperti diberitakan JPNN, Senin (22/8/2016)

Dalam waktu dekat,  KLH akan melakukan pengecekan terkait instalasi pengolahan air limbah yang ada di Pabrik Redjo Agung Baru. Pasalnya tak hanya mencemari air dan udara, juga berdampak pada proses pertanian, terutama budidaya tanaman kangkung.

Advertisement