New York – Perang di Suriah masih terus berlanjut. Selain wanita, korban paling banyak adalah anak-anak.
Direktur Pelaksana Dana Anak PBB (UNICEF) Anthony Lake pekan lalu menyerukan dilancarkannya tindakan mendesak guna membantu lebih dari 100.000 anak yang saat ini terperangkap dalam ketakutan di Kota Aleppo, Suriah.
Pernyataan tersebut dilatarbelakangi cerita foto mengenai seorang anak lelaki yang berusia lima tahun dan diidentifikasi sebagai Omrah Daqneesh. Bocah yang selamat dari runtuhan gedung yang rusak setelah satu serangan udara di kota di Suriah Utara.
“Apa yang bisa dilihat manusia dalam penderitaan mengejutkan yang dialami Omrah Daqneesh, anak lelaki kecil yang diselamatkan dari gedung yang rusak di Aleppo, Suriah, dan tak merasakan empati?
“Bisakah kita memberikan empati yang sama kepada lebih dari 100.000 anak yang juga terjebak dalam ketakutan di Aleppo? Mereka semua mengalami penderitaan yang mestinya tak dialami oleh anak-anak ,” katanya seperti dilansir Xinhua, Senin (22/8).
Lake juga mengatakan, bahwa selain empati juga harus dilakukan tindakan nyata.
“Empati dan kemarahan harus disertai tindakan,” kata Lake, sebagaimana dikutip Xinhua, Senin pagi. “Anak-anak seusia Omrah di Suriah tak mengenal apa-apa selain ketakutan akibat perang yang dikobarkan oleh orang dewasa.
“Kita semua mesti meminta orang dewasa itu agar mengakhiri mimpi buruk anak-anak di Aleppo,” katanya.





